Demam Panggung


Semua orang pernah mengalami demam panggung (termasuk saya) hanya saja kadar  demam panggung setiap orang berbeda-beda. Demam panggung lebih banyak terjadi pada wanita karena wanita suka mengaitkan pada kekhawatiran yang lain (khawatir akan penampilannya, khawatir akan apa yang orang lain pikirkan, khawatir melupakan beberapa hal saat di panggung, dsb). Tetapi kadar demam panggung untuk tiap tingkatan keahlian berbeda-beda. Hal tersebut tergantung seberapa sering kita tampil di atas panggung. Mungkin bisa saya tambahkan juga seberapa siap kita dalam membawakan sebuah lagu, misalnya kadar grogi di atas panggung: orang yang sudah hapal dengan lagu tersebut akan lebih tenang dibaningkan dengan orang yang belum hapal dengan lagu yang akan dibawakan. Demam panggung juga dipengaruhi oleh banyaknya orang yang maju bersama dengan kita di panggung. Ketika saya bernyanyi duet/trio gejala demam panggung pasti muncul sedangkan ketika saya bernyanyi di paduan suara, gejala demam panggung jarang saya rasakan atau malah nyaris tidak ada. Cara untuk mengurangi demam jenis ini bukan bersugesti “tidak ada orang” atau “anggap saja orang-orang di sini pohon” (dan sejenisnya) tetapi membiasakan diri lebih sering tampil di depan orang banyak.

Maria Theresia Lintang
Mahasiswi Progdi Seni Musik
UKSW

Berpegangan Tangan, Rentangkan Sayap. Kembali Berjaya! [Pesparawi 2016]

Merasakan keberhasilan dengan persiapan sangat panjaaaanggg itu super dan sangat berkesan (walaupun sampai nangis darah)
Tahun 2016 lalu ada event besar yang bikin terharu

Pesparawi Mahasiswa Nasional 2016
Medan, 5-6 September 2016

Pesparawi itu Pesta Paduan Suara Gerejawi. Nah, Pesparawi Mahasiswa ini diadakan setiap 2 tahun sekali. (untuk lebih jelas tentang Pesparawi klik sini) acara ini diikuti oleh para mahasiswa dari universitas-universitas yang ada di Indonesia termasuk universitasku: Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, UKSW mengirimkan koor mahasiswanya untuk mengikuti acara ini yaitu Voice of Satya Wacana (biasa dipanggil: Voice) dan aku salah satu anggotanya, menempati suara alto 2 *karena suara yg tebal* 

Persiapan kita menuju Pesparawi ini bener-bener menguras tenaga dan hati *cieeeilaahh baper* kenapa menguras? kita latihan setiap hari selama kurang lebih 4 jam selama 3 bulan dan disamping itu masih ada latihan yg dibagi dalam kelompok-kelompok plus juga latihan mandiri. Tujuannya biar kita gak lupa sama lagunya dan begitu kita gabung dalam koor inti, tidak terlalu banyak yang dibenahi. Ya mungkin bisa dikatakan selama 3 bulan itu hidupku penuh nyanyian... wkwkwkwk

Kita mengikuti 2 kategori yaitu: Musica Sacra dan Gospel
Lagu yg dibawakan dalam Musica Sacra adalah: Virga Jesse - Anton Bruckner, The Song and Prayer of Birds - Agastya Rama Listya, Kyrie from Schöpfungsmesse - Joseph Haydn.
Lagu yang dibawakan dalam Gospel adalah: Look What They Doin' To Jesus - Richard Jackson dan Let Everything That Hath Breath - Jeffrey L. Ames

Aku dapat bagian solo alto di lagu Kyrie. Selama 3 bulan itu diolah terus untuk penempatan vokalnya (karena masalah terbesarku adalah penempatan vokal yang kurang loss) dan ada bagian yg susah banget dimana harus menggunakan nada yg meliuk-liuk dinyanyikan secara cepat (grupetto). Selama 3 bulan aku juga harus menjauhi es karena es lebih cepat membuat aku batuk daripada gorengan.
Tanggal 2 kita berangkat menuju Medan via Bandara Adisucipto Yogyakarta. Banyak ucapan "Semoga Sukses" lewat media sosial. Keberangkatan kita bersamaan dengan Paduan Suara dari Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta.

Sesampainya di Medan, kita masih tetap latihan, latihan dan latihan di hotel kemudian uji coba panggung juga. Oiya, tempat Pesparawinya itu di Medan International Convention Center. Tempatnya KECE ABIEZZ! waktu nunggu giliran UCP itu lama banget. heem. Sedih deh pokoknya.

Uji Coba Panggung

Tanggal 5-6 sudah mulai lomba, kita semakin gencar latihan, mulai dari latihan per suara, latihan bersama, latihan untuk solis-solis nya juga ada! dan selama di Medan, tiada hari tanpa vitamin. Malam sebelum tanggal 5 & tanggal 6, semua solis di panggil untuk latihan, dibenerin satu-satu. Aku merasakan perbedaan suaraku dari awal yg ketutup, malam itu aku dapat tempatnya. Kita semua berdoa, semoga semua akan lancar saat kita maju.

Perjuangan panas-panasan selama latihan

Hari-H (2 hari) dengan semangat yang membara *cieilah* kita ke MICC. Saling menguatkan dan menyemangati karena beberapa mengalami krisis kepercayaan diri. Ketika kita sudah dipanggung,  hal yang kita ingat yaitu kita maju untuk melayani dengan lagu-lagu Gereja. Tetap rendah hati.

Musica Sacra

Gospel/Spiritual


Setelah kita tampil di tanggal 6-7, kita jalan-jalan ke danau Toba dan aku mengakui tempatnya indah banget!
Penampakan dari atas

Full-Team

mencoba mode panorama

Makanan di sana "manis"-"asem"
ENAK POOOL!!!

Setelah itu kita sorenya langsung ke MICC untuk denger pengumuman juara. Kita menunggu cukup lama di dalam gedung yang (mungkin) acara bebas yang diisi dengan joget-joget random  dan karena kita capek hasil jalan-jalan dari Danau Toba, kami semua duduk antheng di kursi (mungkin sesekali memejamkan mata) 

Acara dimulai lagi sekitar jam 19.00 dimulai dengan sambutan-sambutan dari panitia dan jajaran-jajarannya kemudian terakhir dari juri sekaligus pengumuman kejuaraan. DAN HASILNYA ADALAH... *drum roll*

KATEGORI MUSICA SACRA


Juara I: PSM Universitas Sam Ratulangi (Poin: 88.90)

Juara II: PSM Universitas Kristen Satya Wacana (Poin: 85.58)

Juara III: PSM Univeritas Sumatera Utara (Poin: 84.95)



KATEGORI GOSPEL/SPIRITUAL

Juara I: PSM Evangelist Universitas Kristen Artha Wacana (Poin: 88.65)

Juara II: PSM Hotumesse Universitas Pattimura (Poin 87.98)

Juara III: PSM Universitas Kristen Satya Wacana (Poin: 87.85)

Puji Tuhan bisa membawa pulang 2 medali emas dan segala jerih payah, usaha, kerja keras kita semua menghasilkan sesuatu yang luar biasa: tiap hari dengerin youtube buat solo lagu Kyrie - Haydn, konser tunggal di kamar mandi (sampai teman sekamar bosen), puasa es berbulan-bulan (rela kepanasan) latihan sampai malam (sempat tumbang 1 hari), latihan kelompok kecil, seksional, dan lain-lain.

A photo posted by Lintang (@marialintang) on

Hargai Hak Cipta


ini adalah karya teman-teman dan aku. Membuat musik menjadi sebuah video seperti ini ternyata sangat susah. Mulai dari mikirin lirik lagu, buat melodi, record sampai take video Puji Tuhan video ini bisa kita garap selama 5 hari (sepertinya)

Video ini diambil di kampus tercinta: Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Kami semua rata-rata tidak berpengalaman dalam akting jadi kami minta tolong yg merekam untuk mengarahkan harus bagaimana dan seperti apa.

Video ini mengkampanyekan Perlindungan Hak Cipta


Lirik 

Bayangkan, rasakan 
jika dunia tanpa hak cipta
'takkan ada karya baru
yang menghiasi hari kita

Bayangkan, rasakan
jika dunia tanpa hak cipta
apakah yang terjadi
dengan dunia ini?

Akan terjadi pembajakan
Dan mereka akan berhenti
untuk mencipta

Marilah kita mulai dari diri sendiri
Jadilah penikmat seni yang menghargai hak cipta
Budayakanlah apresiasi karya asli
Hingga dunia tanpa pembajakan

My Simple Song



heyho, bentar lagi natal nih... udah pada pulang kampung / udah di kampung halamannya? selamat.... selamat...
Menunggu sampai masuk kuliah di kos itu benar-benar membosankan kalau kalian nggak ada tugas. Bener deh, yang ada tugas aja bisa bosen kok di kos #ciyecurhat  nah, oleh karena itu untuk mengatasi kebosanan, gue mencoba menciptakan sebuah karya. Simple sih, cuma 16 birama aja...

Pola iringan dan akor-nya terinspirasi dari lagu-lagu ansamble yang dinyanyikan di fakultas. Formatnya SATB dgn iringan piano. Belum ber-syair dan berjudul... jadi lagunya masih "UNTITLED"
Bisa dinikmati musiknya di http://vocaroo.com/i/s0EzbMQN7moD

Makasihh

Invention Slendro

Apa yang terjadi jika ilmu musik Barok yaitu Kontrapung dengan jenis musik INVENTION, dikolaborasikan dengan musik Indonesia?

Yap, gue mencoba membuatnya dan sekarang masih dalam proses. Buat invention itu sendiri susah loh guys... karena yang pertama, kudu tau motif ritme seperti apa yang mau dipakai. Kedua, menentukan akor nya. Ketiga, nada-nada nya harus bergerak semua, gak boleh ada yang sama-sama diam (kecuali diakhir lagu). Keempat, harus bisa saling mengisi tiap nadanya. 

untuk tau gambarannya bisa setel video ini:




Di video itu ada music score nya juga. Jd seperti itu gambaran invention. 

NAHHH.... ini adalah kolaborasi ilmu-ilmu kontrapung itu sama tangga nada musik Indonesia yang terkenal: tangga nada pentatonis


still working on them


dan itu adalah karya gue sendiri untuk ditampilkan pas UAS Desember ini. God Bless me... 

Dear...

teman, sudah 1 tahun kita bersama. Awal pertemuan kita saat masa orientasi mahasiswa baru. Ketika kita berbaju putih-putih dan berkumpul di lapangan bola yang berada di samping fakultas kita. Apakah kalian masih ingat, diantara seluruh mahasiswa yang berkumpul di sana hanya "rombongan" kita yang paling sedikit? yep, itu adalah kenangan manis karena melalui itu kita bisa akrab dan mengenal satu sama lain.

mengenal satu sama lain...

ya, setelah lama ternyata menjadi sesuatu yang mengganggu. Lama-lama satu dengan yang lain berpisah karena kita sudah sangat-sangat mengenal yang satu tidak suka dengan sikapnya yang manja, yang satu tidak suka dengan kata-katanya, yang satu tidak suka dengan cara dia dekat dengan kita. Kenapa justru perbedaan yang memecahbelah kita?

aku ingin kembali seperti dulu-disaat kita tidak mempermasalahkan dan memikirkan hal-hal sperti itu. Tapi, aku juga berharap disaat kita hidup ditengah perbedaan ini, kita bersama-sama berjuang untuk membuatnya tetap utuh. Sudah banyak suka-duka yang kita lalui, sudah banyak kegilaan dan hal-hal konyol lainnya yang kita lalui. Ingatlah kembali.


When plagiarism come...

Malam tanggal 23 Juli 2015 (kemaren) gue ngeliat twitter sekitar jam 1 ada tweet dari koko @ernestprakasa
dan langsung gue buka profil ko @ernestprakasa ternyata lagi bahas tentang plagiatisme yang dilakukan oleh Dagelan. Banyak pengguna twitter yang menanggapi dengan pernyataan disertai bukti plagiatisme itu.





dan masih banyak lagi.

Dulu sempat heboh tapi lama-lama berangsur hilang. Sekarang muncul lagi. Awalnya sih gue kagak ngerti apa ini benar atau enggak tapi yang bikin gue syok adalah tweet gambar ini


lihat komen di gambar itu rasanya sedih banget dan dari pihak sana menjadikan foto itu sebagai bahan lawakan (yg jd ejekan).

Dapet mainan baru

beberapa hari yag lalu, (saking bosennya) gue cari sesuatu yang berbeda. yep. gue download Theme Maker-nya Blackberry. Entah kenapa jadi ketagihan main program ini 
program ini dikhususkan untuk mempersonalisasikan layar bbm dengan tema-tema yg kamu suka. Yang mau berbisnis tema pake ini juga bisa lohh

dan ini adalah tema yang sedang dikerjakan #newbie



Postingan Semester Pendek Lintang: Violin / Biola

Hello guys, sebelum masuk ke pembahasan mari kita baca soalnya dulu saya mau mengucapkan: Selamat menunaikan ibadah puasa bagi rekan-rekan yang merayakan 


gue mau cerita nih soal instrumen yang sedang gue tekuni semester ini yaitu VIOLIN atau bahasa Indonesianya BIOLA. Biola itu instrumen dawai (strings) yang punya 4 senar G, D, A sama E. Nah, tiap dawai nya itu memiliki interval 5 (kwint) nada paling rendah itu G. Kemudian, alat buat gesek biola nya itu namanya bow. Di bow itu ada semacam rambut / hairs (kita biasa bilang itu adalah rambut ekor kuda  ) Di badan biola, ada 2 lubang seperti huruf F itu disebut F-Hole. Nah F-hole ini punya pengaruh dalam produksi suara biola saat digesek dan juga sbg tempat bernafas jikalau suara beresonansi di dalamnya.

F-Hole

Hal-hal mendasar yang perlu diperhatikan dalam bermain biola
1. Kencangkan hair yang ada di bow dengan cara memutar screw

2. Gosok hairs rosin agar bagian hair menjadi sedikit lengket, dengan begitu hair dapat mencengkeram senar biola saat digesekan.



3. Stem senar biola. Stem senar A terlebih dahulu sebagai patokan untuk stem senar yang lain. saat stem biola sambil membayangkan suara dengan jarak interval 5 (atau membayangkan not do - sol)

4. Memegang bow biola dengan benar: Letakkan bagian tengah jari telunjuk pada pegangan tongkat dan ibu jari untuk menahannya pada arah yang berlawanan. Posisi jari telunjuk-jari manis sejajar sedangkan jari kelingking agak melengkung.Pegang bow dengan santai sehingga sedikit fleksibel untuk menggesek senar biola. Jangan terlalu kaku yaaaa 

By Deutsch: Fotograf oder Zeichner : Martin Morgenstern (Image:Bogenhand.jpg) [GFDL (http://www.gnu.org/copyleft/fdl.html) or CC-BY-SA-3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)], via Wikimedia Commons

5. Memegang biola: Berdiri dengan posisi punggung harus lurus. Pegang bagian leher biola dengan tangan kiri dan letakkan bagian bawah biola pada tulang bahu serta menempel pada bagian leher. Jepit biola dengan tulang rahang biar posisi biola bisa stabil dan enggak meleset

Sebelum memulai memainkan lagu pastikan:
1. Gesekan harus lurus dan stabil kekuatan gesekannya. jika belum lurus, terus dilatih dengan menggesek senar kosong (tanpa menekan senar apapun)
2. Gesekan harus bersih: tidak mengenai senar lainnya.
3. Pemanasan tangga nada | jangan fals yaaa

Untuk menjadi seorang pemain musik yang bagus harus memiliki niat, tekun latihan dan jangan lupa untuk berdoa. Dengan menyusun jadwal apa saja yang mau dimainkan hari ini latihan akan lebih mudah dan terarah. SELAMAT BERLATIH

Blog

Tampilan blog sekarang terinspirasi karena pengen buat model blog kayak scrapbook gitu... karena yang cute-cute itu sudah terlalu mainstream~ hahahaha


you can make it with: www.shabbyblogs.com and www.thecutestblogontheblock.com


 
Lovingly designed by Tasnim